Manajemen adalah sesuatu yang berkaitan dengan mengkoordinasikan pekerjaan agar berjalan dengan baik. Manajer adalah seseorang yang mengkoordinasikan dan mengawasi pekerjaan orang lain sehingga tujuan organisasi berhasil dicapai. Efektif melakukan suatu pekerjaan dengan alokasi waktu yang sudah ditetapkan, sedangkan efisien melakukan suatu aktivitas dengan SDM yang minimal namun hasilnya maksimal. Terdiri dari 6 M yaitu man, money, machine, material, method, dan market. Seorang manajer itu harus mampu melakukan perencanaan, mampu mengorganisir, memimpin, dan melakukan kontrol.
Fungsi dari perencanaan adalah proses pengambilan keputusan yang merupakan dasar bagi kegiatan ekonomis serta efektif pada waktu yang akan datang. Fungsi pengorganisasian dapat didefinisikan sebagai proses menciptakan hubungan antara fungsi, dan faktor fisik agar kegiatan harus dilaksanakan, disatukan serta diarahkan pada pencapaian tujuan bersama. Fungsi kepemimpinan adalah suatu tindakan mengusahakan agar seluruh anggota kelompok berusaha mencapai sesuai dengan perencanaan. Fungsi pengawasan (controlling) diperlukan untuk mengukur rencana yang telah dibuat dan dilakukan baik atau tidaknya rencana tersebut.
Keterampilan yang penting untuk melaksanakan proses manajemen sebagai seorang manajer yaitu keterampilan teknis yang merupakan kemampuan untuk menggunakan metode, prosedur, teknik dan akal yang diperlukan untuk melaksanakan tugas spesifik yang diperoleh lewat pengalaman, pendidikan, dan pelatihan. Keterampilan manusiawi yaitu kemampuan dan pertimbangan yang diusahakan bersama orang lain. Keterampilan konseptual yaitu kemampuan memahami keseluruhan organisasi seorang beradaptasi dalam operasi.
Pengorganisasian dapat didefinisikan sebagai kelompok orang yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk merealisasikan tujuan bersama. Konsep dari pengorganisasian tersebut yaitu adanya kesatuan rasional dalam mnegejar tujuan, para pendukung yang kuat, serta sistem terbuka. Terdapat unsur penting dalam membangun organisasi yaitu, Spesialisasi kerja, adalah sebuah unsur yang mengatur tentang pembagian kerja anggota organisasi dalam pekerjaan yang terpisah. Departementalisasi adalah suatu hal yang mengatur bagaimana pekerjaan-pekerjaan tersebut dapat dihimpun. Rantai komando ialah hal yang sangat penting yang berkaitan dengan kejelasan bahwa pihak mana yang harus bertanggung jawab dan melaporkan hasil kerja nya. Rentang pengendalian, membicarakan tentang seberapa banyak pekerja yang bisa dikelola secara efektif dan efisien oleh seorang manajer. Sentralisasi dan desentralisasi, secara garis besar hal ini mengatur tentang batasan dalam mengambil sebuah keputusan dalam sebuah organisasi. Formalisasi, mengatur tentang standar apakah pekerjaan dalam sebuah organisasi dan taraf perilaku para anggota atau pekerja yang dipandu oleh sebuah aturan. Dengan adanya unsur tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan tidak dapat ditinggalkan. Jadi, jika salah satu dari unsur tersebut tidak ada, maka sebuah organisasi akan berjalan tidak sebagaimana mestinya, dan akan menghadapi beberapa masalah yang berkaitan dengan salah satu unsur yang terlupakan.
Mengelola dalam lingkungan global yaitu perspektif global dengan sikap yang terdiri dari tiga yaitu, dimana ada sikap etnosentris merupakan seorang yang parokialistik percaya bahwa pendekatan dan praktik kerja terbaik adalah yang dilakukan oleh negara asal. Sikap polisentris pandangan bahwa para manejer di negara tuan rumah mengetahui pendekatan dan praktik kerja terbaikuntuk menjalankan bisnis mereka. Sikap geosentris pandagan berorientasi dunia berfokus pada penggunaan pendekatan terbaik dan orang dari seluruh dunia.
Organisasi ekonomi regional adalah organisasi yang hanya berada di kawasan yang sama. Perusahaan transnasional adalah perusahaan yang memproduksi barang atau jasa lebih dari satu negara contohnya seperti coca-cola, kfc, general motors dan lain sebagainya. Lingkungan ekonomi yang dimana sistem ekonomi pasar bebas yaitu sumber daya terutama dimiliki dan dikendalikan oleh sektor swasta, sedangkan ekonomi terencana yaitu perekonomian di mana semua keputusan ekonomi direncanakan pemerintah pusat. Terdapat faktor moneter dan keuangan yang terdiri dari nilai tukar mata uang, tingkat inflasi, dan kebjakan pajak yang beragam
Manajer dapat meningkatkan perilaku etika dalam organisasi dengan cara, mempekerjakan orang dengan standar etika yang tinggi, menetapkan kode etik dan aturan keputusan, memimpin dengan contoh, tetapkan tujuan kerja yang realitis, menyediakan pelatihan etika, melakukan audit sosial independen, dan memberikan dukungan bagi individu.
Manajer dalam pengambilan keputusan adalah proses serangkaian kegiatan yang akan dilakukan dalam suatu penyelesaian masalah. Keputusan yang terprogram yaitu keputusan yang dibuat menurut kebiasaan, aturan atau prosedur yang terjadi secara rutin dan berulang, sedangkan keputusan tidak terpogram yaitu keputusan yang dibuat karena terjadinya masalah khusus atau tidak biasanya. Langkah – langkah dalam proses pengambilan keputusan yaitu, mengidentifikasi masalah, mengidentifikasi kriteria keputusan, mengalokasikan bobot ke kriteria, mengembangkan alternatif, memilih alternatif, menerapkan alternatif, mengevaluasi keputusan efektivitas. Pengambilan keputusan secara intuitif merupakan pengambilan keputusan yang didasarkan pada intuisi atau perasaaan dan naluri yang dihasilkan dari serangkaian proses pengalaman. Maksud dari Intuisi sendiri adalah sebuah hal yang sangat kompleks dan merupakan hasil dari proses pengalaman serta pembelajaran yang telah berlangsung cukup lama. Cara pengambilan keputusan ada tiga, yang pertama keputusan di bawah kepastian, kedua keputusan di bawah risiko, ketiga keputusan di bawah ketidakpastian.
Perencanaan adalah suatu proses menentukan hal-hal yang ingin dicapai di masa depan serta menentukan berbagai tahapan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Tujuan prencanaan yaitu memberikan arahan, mengurangi ketidakpastian, meminimalkan pemborosan dan redundansi, serta menetapkan standar untuk pengendalian.
Manajaemen strategi adalah seni dan ilmu untuk pembuatan, penerapan , dan evaluasi keputusan strategis antara fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuan di masa datang.
Organisasi adalah penataan sekumpulan orang yang dengan sengaja guna mencapai tujuan tertentu. Tujuan pengorganisasian yaitu membagi tugas agar lebih spesifik, membagi tanggung jawab pekerjaan individu, mengorganisasi tugas dalam organisasi, menghimpun pekerjaan dalam sebuah unit, menjalin hubungan dengan anggota, membuat hierarki wewenang yang formal, dan mengalokasi sumber daya organisasi. Sentralisasi merupakan kadar dimana pengambilan keputusan yang dilangsungkan pada tingkat yang lebih tinggi dalam organisasi. Desentralisasi merupakan kadar di mana pekerja level bawah biasa memberikan input, bahkan dapat membuat keputusan. Formalisasi adalah standar apakah pekerjaan organisasi dan taraf dimana perilakupekerja dipandu oleh beragam aturan dan prosedur
Pengelolaan sumber daya manusia proses nya terdiri dari fungsi dari proses pengelolaan sumber daya manusia memastikan dalam mengenali dan memilih karyawan yang kompeten, menyediakan pengetahuan dan keterampilan terbaru bagi karyawan dalam melakukan pekerjaannya, memastikan organisasi dalam mempertahankan kinerja karyawan yang tinggi. Validitas (kebenaran) adalah hubungan yang terbukti antara perangkat pemilihan dengan kriteria yang relevan demi suksesnya kinerja dalam organisasi. Reabilitas (keandalan) merupakan suatu tingkat konsistensi dari rangkaian pengukuran dari perangkat pemilihan dan akan memberikan hasil yang sama. Seleksi merupakan sebuah proses membaca dan memahami lamaran pekerjaan untuk memastikan terpilihnya kandidat yang paling pantas. Perencanaa HRM (human resource management) merupakan proses dimana manajer memastikan bahwa mereka memiliki jumlah dan jenis orang yang tepat dalam posisi yang tepat dan dalam waktu yang tepat.
Mengelola tim (kelompok) Sebuah kelompok didefinisikan sebagai dua atau lebih individu yang berinteraksi dan saling bergantung dan bersatu untuk mencapai tujuan tertentu. Terdapat pengembangan kelompok yaitu :
Kelompok formal adalah kelompok kerja yang ditentukan oleh struktur organisasi dan memiliki penugasan kerja dan tugas khusus yang diarahkan padanya.
Kelompok informal adalah kelompok yang dibentuk secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan sosial anggotanya.
terdapat tahapan pengembangan kelompok yang pertama ada tahapan pembentukan, tahapan penyerangan, tahapan norming, tahapan pertunjukan, serta tahapan penundaan. Tim kerja adalah kelompok yang anggotannya bekerja secara intens pada tujuan bersama tertentu dengan menggunakan sinergi positif, akuntabilitas , individu dan timbal balik, serta keterampilan yang saling melengkapi
Perubahan organisasi merupakan suatu prosesperubahan yang terjadi di dalam ataupun di luar organisasi, pada tingkat individu atau kelompok yang terjadi secara bertahap dengan tujuan untuk memajukan dan mengembangkan organisasi. Akotor perubahan organisasi terdiri dari :
Agen perubahan ⇨ yaitu mereka yang memiliki kemampuan sebagai pelopor dan motivator perubahan dalam organisasi.
Manajer perubahan ⇨ yaitu mereka yang memiliki kapabilitas khusus dalam membuat rencana, mengorganisir, dan mengimplementasikan perubahan.
Fasilator perubahan ⇨ yaitu orang – orang yang tersebar di semua level organisasi dan secara aktif mendukung agen perubahan dan manajer perubahan.
Penghalang perubahan ⇨ yaitu pihak – pihak yang secara pasif menentang perubahan, di karenakan merasa tidak cukup puas dengan kondisi yanga ada.
Penentang perubahan ⇨ yaitu mereka yang secara aktif dan terang – terangan mentang perubahan.
Faktor perubahan dimana ada faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal sendiri yaitu terdiri dari strategi baru dari organisasi, perubahan komposisi dari tenaga kerja, peralatan baru, serta sikap karyawan yang berubah. Faktor eksternal yaitu kebutuhan dan keinginan konsumen yang berubah, peraturan baru dari pemerintah, teknologi yng berubah, serta perubahan ekonomi. Tahapan perubahan orgnisasi meliputi pencairan, pengubahan, dan pemantapan. Karakteristik organisasi yang mampu melakukan perubahan yaitu tautkan saat ini dan masa depan, secara aktif mendukung dan mendorong sehari-hari perbaikan dan perubahan, mengintegrasikan teknologi, dan membangun serta memperdalam kepercayaan. Jenis – jenis perubahan yang terdiri dari :
Input ⮴ individu kreatif, group, dan organisasi.
Transformasi ⮴ Lingkungan kreatif, proses, dan situasi.
Output ⮴ Produk inovatif dan metode kerja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar