Minggu, 04 April 2021

Digital Marketing

zulaiman.com


Digital marketing merupakan suatu kegiatan pemasaran sebuah brand atau produk menggunakan media digital atau internet. Tujuan digital marketing yaitu untuk menarik konsumen atau calon konsumen. Seperti zaman milenial sekarang, penerimaan teknologi dan internet di masyarakat sangatlah luas sehingga tidak heran kegiatan pemasaran secara digital dijadikan pilihan dikalangan perusahaan – perusahaan. Akibatnya banyak perusahaan – perusahaan saling berkompetisi membuat konten kreatif semenarik mungkin untuk ditampilkan dalam pemasaran dunia maya.

Kebutuhan digital marketing begitu penting bagi pengusaha muda, karena adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di era disrupsi ini menjadi hal yang harus dan wajib dipahami serta dilakukan sebagai bagian dari strategi pemasaran pada dunia kewirausahaan. Apalagi, di era pandemi covid semakin mengakselerasi dan membuktikan betapa pentingnya digital marketing bagi dunia kewirausahaan. Karena ketika orang sudah tidak bisa mengakses secara konvensional beberapa media promosi atau media pemasaran yang dilakukan, maka media digital menjadi satu – satunya solusi dalam masa pandemi covid ini, sehingga terbuka peluang dan kesempatan bagi para wirausahawan untuk tetap bisa melakukan promosi dan pemasaran melalui pemanfaatan media digital.

Digital marketing merupakan bagian dari sebuah jawaban yang diberikan kepada konsumen supaya dari pihak bisnis tetap bisa memenangkan persaingan yang terjadi di dunia wirausaha, dan jika kita ingin menguasai masa depan maka kita perlu juga untuk menguasai digital teknologi, sebagaimana dikatakan Kleindl dan Burrow (2005) “ Digital  Marketing adalah suatu proses perencanaan dan pelaksanaan dari konsep, ide, harga, promosi, dan distribusi “. Secara sederhana dapat diartikan sebagai pembangunan dan pemeliharaan hubungan yang saling menguntungkan antara konsumen dan produsen. Oleh sebab itu jika seorang wirausaha ingin sukses maka perlu ada nya adaptasi dari cara konvensional ke cara digital. Banyak nya berbagai perubahan yang terjadi mau tidak mau kita harus mampu beradaptasi terhadap perubahan yang ada, termasuk dengan digital teknologi yang saat ini sedang berkembang pesat.

Mengapa digital marketing itu penting dipelajari dalam konsep kewirausahaan dan menjadi pertimbangan bagi intrepreneur muda untuk menjadi digital teknologi sebagai bagian dari strategi pemasaran? Menurut data pada tahun 2019, populasi di Indonesia sebanyak 268,2 juta. Kemudian dari jumlah populasi penduduk di Indonesia, maka 150 juta di antaranya sudah melakukan penetrasi terhadap penggunaan internet, jadi mereka sudah menggunakan internet. Lalu, keseluruhan pengguna internet ini sudah mengakses atau aktif menggunakan sosial media. Dari 150 juta pengguna media sosial aktif, ada 130 juta pengguna yang mengakses media sosial nya menggunakan mobile phone. Jadi, hampir 80% dari pengguna aktif media sosial, mereka mengakses menggunakan smartphone, yang artinya hamper seluruh atau kebanyakan orang menggunakannya. smartphone sendiri bukan lagi merupakan barang mewah karena sudah banyak orang yang menggunakannya. Sehingga, mengapa beberapa pemasaran saat ini menggunakan media sosial sebagai strategi pemasarannya, mengingat bahwa banyak konsumen yang telah aktif menggunakan sosial media menggunakan smartphone nya.

            Menurut data di Januari 2020, terdapat penambahan populasi sebanyak 1,1% sehingga ada penambahan sekitar 2,9 juta penduduk di Indonesia. Kemudian ketika penduduknya bertambah sekitar 1,1%, pertumbuhan penggunaan mobile phone bertambah sekitar 4,6%, jadi lebih cepat pertumbuhan penggunaan mobile phone dibandingkan dengan pertumbuhan penduduk. Begitu pun dengan penggunaan internet, adanya pertambahan 17% dalam satu tahun. Pengguna media social juga mengalami pertumbuhan sekitar 8,1% atau sekitar 12 juta orang bertambah dalam satu tahun. Jika kita lihat dari data tersebut, pertumbuhan penggunaan gadget dan akses terhadap internet serta aktivitas terhadap media sosial mengalami pertumbuhan yang lebih cepat dar ipertumbuhan populasi penduduk. Hal inimenunjukkan suatu gejala positif yang harus dipandang oleh intrepreneur sebagai peluang. Artinya, muncul suatu pola baru dari konsumen, bahwa kita harus mempertimbangkan media digital sebagai bagian dari strategi pemasaran, tidak lagi hanya memikirkan strategi konvensional. Dengan kita menggunakan media – media konvensional tersebut, sudah tidak lagi efektif bagi intrepreneur muda di zaman sekarang yang serba digital ini . Berbeda hal nya jika sebuah promosi ditempatkan pada media – media digital, akan banyak orang yang melihat produk yang akan ditawarkan. Jika dilihat dari data, maka kita dapat melihat bahwa rata – rata orang di Indonesia menggunakan gadget nya untuk mengakses internet kurang lebih 8 jam 36 menit. Ini menjadi peluang besar bagi intrepreneur untuk menggunakan media digital sebagai media promosi atau pemasarannya.

 Bagaimana merancang strategi yang kita lakukan agar produk kita berkembang, dikenal oleh banyak masyarakat, serta dapat berdaya saing dengan persaingan yang ada di lingkungan sekitar?, yaitu dengan cara metode atau konsep marketing diagram yang terdiri dari situation analysis, objectives, strategy, tactics, action, and control. Ini yang akan dirancang untuk strategi usaha agar usaha kita dapat berjalan baik.

·         Situation analysis

Jika ingin menggunakan digital marketing, perlu untuk mengetahui terlebih dahulu situasi atau posisi yang sedang berada dimana.

 

·         Objectives

Seberap besar kita mau melakukan efisiensi dalam bisnis yang sedang kita lakukan. Dalam objektif ini, yaitu :

°         Sell    : Kita harus mencatat tingkat penjualan kita seperti apa.

°         Serve :Bagaimana kita saat ini memberikan layanan kepada konsumen kita.

°         Sizzle:Bagaimana kita melakukan promosi dan mendekati konsumen kita.

°         Speak:Bagaimana kita mampu mengkomunikasikan produk yang ada kepada konsumen.

°         Save  : Sudah cukup efisien atau belum dalam pengeluaran atau biaya untuk usaha nantinya.

 

·         Strategy

Bagaimana cara untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan . Melalui strategi, harus mulai menyusun STP( segmenting targeting positioning ). Target untuk tujuan kepada siapa dan perlu merancang OVP( online value proposition) atau apa value yang dapat diunggulkan dalam bisnis yang dijalani. Sehingga, harus meningkatkan kredibilitas melalui media sosial, serta bisa mendapat kepercayaan dari konsumen.

 

·         Tactics

Cara yang harus dilakukan agar tujuan  dapat tercapai. Media platform apa saja yang akan dilakukan untuk mempromosikan produk yang kita miliki. Apa saja yang perlu kita lakukan untuk meningkatkan penjualan kita.

 

·         Action

Maka bisa mulai melaksanakan detail dari taktik yang sudah dibuat. Sehingga, melaksanakan suatu kegiatan yang dapat membantu usaha yang dijalani sesuai dengan strategi yang sudah dibuat.

 

·         Control

Memonitor atau menyusun performa strategi yang sudah dibuat apakah sudah cukup maksimal atau belum.

Hal tersebut merupakan sebuah siklus yang tidak dapat berhenti begitu saja, apalagi saat kita ingin mengembangkan usaha yang sedang dijalankan. Sehingga dapat dituntun untuk membuat sebuah inovasi dalam membuat usaha agar lebih unggul dari pada pesaing atau lawan yang dihadapi. Bahwa suatu kegiatan pemasaran sebuah produk tidak diherankan lagi, kegiatan pemasaran secara digital dijadikan pilihan dikalangan zaman sekarang terbuka luas peluang dan kesempatan bagi para wirausahawan untuk tetap bisa melakukan promosi dan pemasaran melalui pemanfaatan media digital.

 


 

Sumber Referensi :

 

https://www.youtube.com/watch?v=n9yB-KGt_2k

https://www.jurnal.id/id/ mengenal-digital-marketing-konsep-dan-penerapannya/

 

Senin, 29 Maret 2021

Strategi Berkomunikasi Secara Efektif Dengan Karyawan

 Komunikasi yang efektif dengan karyawan membutuhkan usaha, pengulangan, perhatian, dan yang terpenting harus dari hati kita sendiri.

 Ada berbagai macam strategi yang harus dilakukan  untuk mencapai budaya komunikasi dan keselarasan.

Bangun kenyamanan bersama karyawan dengan membicarakan hal yang positif dan menghindari diskusi hal yang negative. 

Dengan itu karyawan merasakan bahwa mereka memiliki suara dalam budaya perusahaan mereka dan ide – ide bisa dihargai satu sama lain.

Mengadakan konferensi kepemimpinan senior tahunan untuk para pemimpin. Jenis koferensi ini adalah sesi kerja dimana setiap pemimpin dapat mendengar strategi , rencana dan pesan perusahaan bersama, dan membawa  informasi kembali ke tim mereka.

Mengirim korespondensi mingguan ke semua karyawan di perusahaan. Berfungsi sebagai peluang untuk benar – benar terhubung dan terlibat dengan seluruh organisasi.


Manajemen, Fungsi, Serta Perannya

 Manajemen adalah sesuatu yang berkaitan dengan mengkoordinasikan pekerjaan agar berjalan dengan baik. Manajer adalah seseorang yang mengkoordinasikan dan mengawasi pekerjaan orang lain sehingga tujuan organisasi berhasil dicapai. Efektif melakukan suatu pekerjaan dengan alokasi waktu yang sudah ditetapkan, sedangkan efisien melakukan suatu aktivitas dengan SDM yang minimal namun hasilnya maksimal. Terdiri dari 6 M yaitu man, money, machine, material, method, dan market. Seorang manajer itu harus mampu melakukan perencanaan, mampu mengorganisir, memimpin, dan melakukan kontrol.

Fungsi dari perencanaan adalah proses pengambilan keputusan yang merupakan dasar bagi kegiatan ekonomis serta efektif pada waktu yang akan datang. Fungsi pengorganisasian dapat didefinisikan sebagai proses menciptakan hubungan antara fungsi, dan faktor fisik agar kegiatan harus dilaksanakan, disatukan serta diarahkan pada pencapaian tujuan bersama. Fungsi kepemimpinan adalah suatu tindakan mengusahakan agar seluruh anggota kelompok berusaha mencapai sesuai dengan perencanaan. Fungsi pengawasan (controlling) diperlukan untuk mengukur rencana yang telah dibuat dan dilakukan baik atau tidaknya rencana tersebut.

Keterampilan yang penting untuk melaksanakan proses manajemen sebagai seorang manajer yaitu keterampilan teknis yang merupakan kemampuan untuk menggunakan metode, prosedur, teknik dan akal yang diperlukan untuk melaksanakan tugas spesifik yang diperoleh lewat pengalaman, pendidikan, dan pelatihan. Keterampilan manusiawi yaitu kemampuan dan pertimbangan yang diusahakan bersama orang lain. Keterampilan konseptual yaitu kemampuan memahami keseluruhan organisasi  seorang beradaptasi dalam operasi. 

Pengorganisasian dapat didefinisikan  sebagai kelompok orang yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk merealisasikan tujuan bersama. Konsep dari pengorganisasian tersebut yaitu adanya kesatuan rasional dalam mnegejar tujuan, para pendukung yang kuat, serta sistem terbuka. Terdapat unsur penting dalam membangun organisasi yaitu, ‌Spesialisasi kerja, adalah sebuah unsur yang mengatur tentang pembagian kerja anggota organisasi dalam pekerjaan yang terpisah. ‌Departementalisasi adalah suatu hal yang mengatur bagaimana pekerjaan-pekerjaan tersebut dapat dihimpun. Rantai komando ialah hal yang sangat penting yang berkaitan dengan kejelasan bahwa pihak mana yang harus bertanggung jawab dan melaporkan hasil kerja nya. ‌Rentang pengendalian, membicarakan tentang seberapa banyak pekerja yang bisa dikelola secara efektif dan efisien oleh seorang manajer. Sentralisasi dan desentralisasi, secara garis besar hal ini mengatur tentang batasan dalam mengambil sebuah keputusan dalam sebuah organisasi. ‌Formalisasi, mengatur tentang standar apakah pekerjaan dalam sebuah organisasi dan taraf perilaku para anggota atau  pekerja yang dipandu oleh sebuah aturan. Dengan adanya unsur tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan tidak dapat ditinggalkan. Jadi, jika salah satu dari unsur tersebut tidak ada, maka sebuah organisasi akan berjalan tidak sebagaimana mestinya, dan akan menghadapi beberapa masalah yang berkaitan dengan salah satu unsur yang terlupakan.

Mengelola dalam lingkungan global yaitu perspektif global dengan sikap yang terdiri dari tiga yaitu, dimana ada sikap etnosentris merupakan  seorang yang parokialistik percaya bahwa pendekatan dan praktik kerja terbaik adalah yang dilakukan oleh negara asal. Sikap polisentris pandangan bahwa para manejer di negara tuan rumah mengetahui pendekatan dan praktik kerja terbaikuntuk menjalankan bisnis mereka. Sikap geosentris pandagan berorientasi dunia berfokus pada penggunaan pendekatan terbaik dan orang dari seluruh dunia.

Organisasi ekonomi regional adalah organisasi yang hanya berada di kawasan yang sama. Perusahaan transnasional adalah perusahaan yang memproduksi barang atau jasa lebih dari satu negara contohnya seperti coca-cola, kfc, general motors dan lain sebagainya. Lingkungan ekonomi yang dimana sistem ekonomi pasar bebas yaitu sumber daya terutama  dimiliki dan dikendalikan oleh sektor swasta, sedangkan ekonomi terencana yaitu perekonomian di mana semua keputusan ekonomi direncanakan pemerintah pusat. Terdapat faktor moneter dan keuangan yang terdiri dari nilai tukar mata uang, tingkat inflasi, dan kebjakan pajak yang beragam

Manajer dapat meningkatkan perilaku etika dalam organisasi dengan cara, mempekerjakan orang dengan standar etika yang tinggi, menetapkan kode etik dan aturan keputusan, memimpin dengan contoh, tetapkan tujuan kerja yang realitis, menyediakan pelatihan etika, melakukan audit sosial independen, dan memberikan dukungan bagi individu.

Manajer dalam pengambilan keputusan adalah proses serangkaian kegiatan yang akan dilakukan dalam suatu penyelesaian masalah. Keputusan yang terprogram yaitu keputusan yang dibuat menurut kebiasaan, aturan atau prosedur yang terjadi secara rutin dan berulang, sedangkan keputusan tidak terpogram  yaitu keputusan yang dibuat karena terjadinya masalah khusus atau tidak biasanya. Langkah – langkah dalam proses pengambilan keputusan yaitu, mengidentifikasi masalah, mengidentifikasi kriteria keputusan, mengalokasikan bobot ke kriteria, mengembangkan alternatif, memilih alternatif, menerapkan alternatif, mengevaluasi keputusan efektivitas. Pengambilan keputusan secara intuitif merupakan pengambilan keputusan yang didasarkan pada intuisi atau perasaaan dan naluri yang dihasilkan dari serangkaian proses pengalaman. Maksud dari Intuisi sendiri adalah sebuah hal yang sangat kompleks dan merupakan hasil dari proses pengalaman serta pembelajaran yang telah berlangsung cukup lama. Cara pengambilan keputusan ada tiga, yang pertama keputusan di bawah kepastian, kedua keputusan di bawah risiko, ketiga keputusan di bawah ketidakpastian.

Perencanaan adalah suatu proses menentukan hal-hal yang ingin dicapai di masa depan serta menentukan berbagai tahapan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Tujuan prencanaan yaitu memberikan arahan, mengurangi ketidakpastian, meminimalkan pemborosan dan redundansi, serta menetapkan standar untuk pengendalian.

Manajaemen  strategi adalah seni dan ilmu untuk pembuatan, penerapan , dan evaluasi keputusan strategis antara fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuan di masa datang.

Organisasi adalah penataan sekumpulan orang yang dengan sengaja guna mencapai tujuan tertentu. Tujuan pengorganisasian yaitu membagi tugas agar lebih spesifik, membagi tanggung jawab pekerjaan individu, mengorganisasi tugas dalam organisasi, menghimpun pekerjaan dalam sebuah unit, menjalin hubungan dengan anggota, membuat hierarki wewenang yang formal, dan mengalokasi sumber daya organisasi. Sentralisasi merupakan kadar dimana pengambilan keputusan yang dilangsungkan pada tingkat yang lebih tinggi dalam organisasi. Desentralisasi merupakan kadar di mana pekerja level bawah biasa memberikan input, bahkan dapat membuat keputusan. Formalisasi adalah standar apakah pekerjaan organisasi dan taraf dimana perilakupekerja dipandu oleh beragam aturan dan prosedur

Pengelolaan sumber daya manusia proses nya terdiri dari  fungsi dari proses pengelolaan sumber daya manusia memastikan dalam mengenali dan memilih karyawan yang kompeten, menyediakan pengetahuan dan keterampilan terbaru bagi karyawan dalam melakukan pekerjaannya, memastikan organisasi dalam mempertahankan kinerja karyawan yang tinggi. Validitas (kebenaran) adalah hubungan yang terbukti antara perangkat pemilihan dengan kriteria yang relevan demi suksesnya kinerja dalam organisasi. Reabilitas (keandalan) merupakan suatu tingkat konsistensi dari rangkaian pengukuran dari perangkat pemilihan dan akan memberikan hasil yang sama. Seleksi merupakan sebuah proses membaca dan memahami lamaran pekerjaan untuk memastikan terpilihnya kandidat yang paling pantas. Perencanaa HRM (human resource management) merupakan proses dimana manajer memastikan bahwa mereka memiliki jumlah dan jenis orang yang tepat dalam posisi yang tepat dan dalam waktu yang tepat.

Mengelola tim (kelompok) Sebuah kelompok didefinisikan sebagai dua atau lebih individu yang berinteraksi dan saling bergantung dan bersatu untuk mencapai tujuan tertentu. Terdapat pengembangan kelompok yaitu :

  • Kelompok formal adalah kelompok kerja yang ditentukan oleh struktur organisasi dan memiliki penugasan kerja dan tugas khusus yang diarahkan padanya.

  • Kelompok informal adalah kelompok yang dibentuk secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan sosial anggotanya. 

terdapat tahapan pengembangan kelompok yang pertama ada tahapan pembentukan, tahapan penyerangan, tahapan norming, tahapan pertunjukan, serta tahapan penundaan. Tim kerja adalah kelompok yang anggotannya bekerja secara intens pada tujuan bersama tertentu dengan menggunakan sinergi positif, akuntabilitas , individu dan timbal balik, serta keterampilan yang saling melengkapi

Perubahan organisasi merupakan suatu prosesperubahan yang terjadi di dalam ataupun di luar organisasi, pada tingkat individu atau kelompok yang terjadi secara bertahap dengan tujuan untuk memajukan dan mengembangkan organisasi. Akotor perubahan organisasi terdiri dari :

  • Agen perubahan  yaitu mereka yang memiliki kemampuan sebagai pelopor dan motivator perubahan dalam organisasi.

  • Manajer perubahan yaitu mereka yang memiliki kapabilitas khusus dalam membuat rencana, mengorganisir, dan mengimplementasikan perubahan.

  • Fasilator perubahan yaitu orang – orang yang tersebar di semua level organisasi dan secara aktif mendukung agen perubahan dan manajer perubahan.

  • Penghalang perubahan yaitu pihak – pihak yang secara pasif menentang perubahan, di karenakan merasa tidak cukup puas dengan kondisi yanga ada.

  • Penentang perubahan  yaitu mereka yang secara aktif dan terang – terangan mentang perubahan.

Faktor perubahan dimana ada faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal sendiri yaitu terdiri dari strategi baru dari organisasi, perubahan komposisi dari tenaga kerja, peralatan baru, serta sikap karyawan yang berubah. Faktor eksternal yaitu kebutuhan dan keinginan konsumen yang berubah, peraturan baru dari pemerintah, teknologi yng berubah, serta perubahan ekonomi. Tahapan perubahan orgnisasi meliputi pencairan, pengubahan, dan pemantapan. Karakteristik organisasi yang mampu melakukan perubahan yaitu tautkan saat ini dan masa depan, secara aktif mendukung dan mendorong sehari-hari perbaikan dan perubahan, mengintegrasikan teknologi, dan membangun serta memperdalam kepercayaan. Jenis – jenis perubahan yang terdiri dari :

  • Input individu kreatif, group, dan organisasi.

  • Transformasi Lingkungan kreatif, proses, dan situasi.

  • Output Produk inovatif dan metode kerja. 

Digital Marketing

Digital marketing merupakan suatu kegiatan pemasaran sebuah brand atau produk menggunakan media digital atau internet. Tujuan digital mark...